Lampung Utara – Dalam menyambut dan menyemarakan datangnya bulan suci Ramadhan 1443 H / 2022 M, ratusan anggota, pengurus, dan simpatisan Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Lampung Utara menggelar pawai songsong Ramadhan disertai dengan membagi jadwal imsakiyah, Jumat ( 1/4/2022) sakit. Kegiatan yang rutin dilakukan tersebut merupakan sebagai tradisi tahunan dari DPD PKS Lampung Utara.
Menurut Ketua DPD PKS Lampung Utara, M Nuzul Setiawan, SKM mengatakan lagu pawai lagu Ramadhan ini kembali digelar setelah digelar setelah dua tahun karena masih maraknya pandemi Covid-19.
“Tradisi menyambut bulan Ramadhan ini, sempat ditiadakan selama dua tahun kemarin karena Pandemi Covid 19 sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan,” kata Nuzul.
Meski demikian, dalam mematuhi anjuran pemerintah dan menghindari penyebaran berbagai varian virus corona, dalam pawai tersebut, Nuzul tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Oleh karena itu, hal itu menjadi salah satu syarat yang wajib bagi para peserta untuk mengikuti lagu-lagu pawai Ramadhan tersebut.
Terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, M Nuzul Setiawan dijelaskan pawai tadi start dari Kantor DPD PKS Lampung Utara dengan mengelilingi Jalan Utama Kotabumi, yang berbarengan dengan diikuti dengan membagikan jadwal imsakiyah kepada masyarakat di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan disekitaran Bundaran Payan Mas, yang kemudian diakhiri dengan finish kembali di kantor DPD PKS Lampung Utara.
Tidak luput dari kegiatan tersebut, juga digunakan DPD PKS Lampung Utara sekaligus untuk memperkenalkan logo baru PKS kepada masyarakat, dengan membentangkan beberapa sepanduk yang dipegang oleh kader PKS dan pengurus serta anggota, pengurus, dan simpatisan PKS.
“Sebetulnya agenda rutin dari PKS nih, ketika akan menyambut Ramadhan. Sekaligus untuk mengenalkan logo PKS yang baru,”imbuhnya.
Sekarang ini, M Nuzul Setiawan menambahkan, masih warga masyarakat Lampung Utara yang masih belum menyadari ada perubahan dari logo PKS.
“Terlihat dalam logo PKS ini berubah menjadi oranye cerah, segar dan ‘eye-catching’. Hal ini selaras dengan wujud transformasi dan kolaborasi yang diperkenalkan PKS. Hal ini menandakan PKS kini sangat terbuka dengan kalangan masyarakat siapapun, termasuk yang non-muslim sekalipun,”ucapnya lagi.
Nuzul mengemukakan, hal itu selaras dalam Surah Alhajj ayat 32, yang terjemahannya “barang siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu dari ketakwaan hati”. Kemudian, lanjut Nuzul, bulan Ramadhan adalah bulan dari segala bulan yang dimuliakan berdasarkan salah satu hadits Nabi Muhammad SAW, yang isinya ”Siapa yang bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka,” ujarnya.
Sedangkan, salah satu warga masyarakat dari Kelurahan Kelapa Tujuh, kecamatan Kotabumi Selatan Ipul Fallah mengaku sangat antusias dan gembira dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami (masyarakat) sangat tertarik kepada PKS yang mengadakan kembali (lagu-lagu Ramadhan) dan telah membagikan jadwal Imsakiyah tersebut. Untuk saat ini, cuma (baru) PKS yang berinisiatif (diawal) telah membagikan jadwal imsakiyah dan menyemarakan lagi bulan suci Ramadhan , yang sudah dua tahun sepi (tidak dilaksanakan) karena pandemi corona,”tutup Ipul Fallah.



