Saturday, May 16, 2026
spot_img

PKS Lampung Berpartisipasi Dalam Sambut Hari Tari Internasional

Bandar Lampung – Sebagai partai politik yang konsisten peduli dan selalu berperan serta aktif pada pelestarian kultur, seni, dan budaya tradisional Indonesia maupun segala bentuk kearifan lokalnya, tidak hanya ditingkat pusat, tapi juga hingga ketiap daerah, termasuk di Lampung. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Lampung rutin berpartisipasi dalam menyambut ‘hari tari internasional’, disetiap tanggal 29 April.

Bentuk partisipasinya ini diwujudkan dengan berkolaborasi bersama Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) dan Dewan Kesenian Lampung (DKL) dalam mendukung pementasan seni tari tradisional Lampung yang berpartisipasi di ajang internasional.

Seperti terlihat, dari kehadiran Ketua DPW PKS Lampung H. Ahmad Mufti Salim, Lc., M.A bersama Ketua Bidang Seni dan Budaya (Kabid SenBud) DPW PKS Lampung Yuda Roseptalia S.Si. atau lebih dikenal Ely Yusuf beserta jajaran, Dewan Pakar Bidang SenBud DPW PKS Lampung yang juga anggota MPAL yakni tokoh adat dan budayawan kawakan Lampung, Rusli Syukur S.Sn yang bergelar Pangiran Rajo Sepahit Lidah, dengan turut mendampingi Pimpinan Artistik dan Penata Tari DKL, Kemas A. Helmi dan puluhan penari dari sanggar tari Lampung binaan SenBud PKS Lampung, di Gedung DPW PKS Lampung, Selasa (30/3/2022).

Dalam kesempatan itu, H. Ahmad Mufti Salim menjelaskan keterlibatan keluarga besar PKS Lampung dalam melestarikan seni budaya tradisional, terlihat dalam mengakomodir latihan para penggiat tari Lampung, yang sudah terlatih luar biasa akan menampilkan segala kecakapan pencapaian latihannya selama ini.

“Kami (PKS Lampung) juga berterima kasih kepada bapak dan ibu (orangtua) sekalian yang telah mengizinkan anak-anaknya terlibat dalam upaya melestarikan seni budaya tradisional, yang saat ini terlupakan karena tergerus globalisasi jaman,”ucapnya.

Lanjutnya, Ketua DPW PKS Lampung itu mengatakan keterlibatan pihaknya mendukung seni tari tradisional Lampung, tidak hanya dilakukan ditingkat local, domestic, regional dan nasional, tapi hingga ke kancah global. “Bagi PKS Lampung, hari tari internasional sangat penting diambil. Baik momen dan spiritnya,” ucap Mufti Salim.

Selain itu dari 15 bidang kerja yang dimiliki DPW PKS Lampung, H. Ahmad Mufti Salim tegaskan ada satu bidang khusus terkait seni dan budaya. Bahkan sejak awal kepengurusan 2020-2025 ini sudah menghadirkan partisipasi aktif untuk tari nasional, hingga setiap perayaan hari tari dunia. Dengan diwujudkan Bidang SenBud PKS Lampung bekerjasama dengan setiap sanggar seni di Lampung, diantaranya sanggar seni tari dalam mempersembahkan setiap karyanya, untuk diperkenalkan di berbagai ajang dan semarak kompetisi tari internasional.

“Seperti pada hari ini, para (puluhan) anak-anak, dan adik-adik kita akan menampilkan kreasi seni tari konvensional Lampung yang dikemas modern, bertajuk Tari Musik ‘Taghei di Sabah’ (Menari di Sawah) produksi Bidang Seni dan Budaya (DPW) PKS Lampung. Hal ini sebagai bentuk partisipasi dan perhatian PKS Lampung terhadap pelestarian seni tari Lampung, agar tidak punah kedepannya,”harapnya.

Bentuk pelestarian seni tari ini sangat penting, seperti yang PKS Lampung perhatikan dengan terus membina para penggiat tari diberbagai tingkatan usia, yang berjumlah sudah ratusan putra-putri Lampung ini dengan mengakomodirnya berupa pusat pelatihan yang sangat baik.

“Hal ini dapat berfungsi sebagai tempat pembelajaran dalam mengaplikasikan kemahiran, dan kecakapan berbagai jenis seni tari,”imbuhnya.

H. Ahmad Mufti Salim melengkapi DPW PKS Lampung menyadari Lampung sebagai bagian dari Indonesia, beranggapan bahwa seni budaya tari sebagai warisan leluhur bangsa, peradaban negara dan segala bentuk eksperesi apapun, baik keceriaan, momentum kehidupan, hingga mengekspresikan segala hal yang dihadapi masyarakat.

“Untuk itu, kami keluarga besar PKS Lampung mengucapkan selamat hari tari dunia dan semangat sukses memperingatinya kepada para insan seni tari di Indonesia, baik dilevel nasional hingga mendunia. ‘Spirit tradisi memupuk generasi’,”ucap H. Ahmad Mufti Salim bersama para penari.

Melengkapi, Kabid SenBud DPW PKS Lampung Ely Yusuf berujar keikutsertaan PKS Lampung dalam hari tari dunia, sudah untuk kedua kalinya. “Hal ini sebagai bentuk momen yang menunjukan PKS, sebagai salah satu parpol yang sangat peduli terhadap seni budaya, dan ditahun ini kita mulai lagi setelah dua tahun vakum akibat pandemik corona,”ucapnya semangat.

Kedepannya, kami dari bidang SenBud PKS Lampung sangat tertarik kedepannya untuk memblow-up segala seni budaya tari Indonesia yang ada di Lampung, khususnya diwilayah kita (tiap kabupaten/kota) masing-masing, agar juga diperkenalkan (hingga) ketingkat dunia”terang Ely Yusuf.

Ikut menambahkan, Dewan Pakar SenBud DPW PKS Lampung Rusli Syukur melihat langkah yang dilakukan PKS Lampung, bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya local, yang harus dikembangkan agar nafas kedaerahan dapat terus terjaga, sehingga dapat menjadi semangat hidup kebangkitan budaya tradisional di era milenial.

“Selama ini seni budaya local sebagai sampiran (sampingan), PKS sudah coba mengubahnya dengan beberapa kali aktif berpartisipasi diberbagai even tari dunia. Upaya ini (sangat) luar biasa, degan hal ini harapan kita budaya lokal, khususnya di Lampung dapat berkembang dan bersaing ditingkat global dengan baik,”penutupnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

7,962FollowersFollow
3,350FollowersFollow
5,550SubscribersSubscribe
- LOGO PKS -spot_img

Latest Articles