Saturday, May 16, 2026
spot_img

Masalah Kelangkaan Migor, Aleg PKS : Seharusnya Pemerintah Lebih Solutif

Lampung Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara dari fraksi PKS menyayangkan pelaksanaan operasi pasar minyak goreng yang digelar Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara dengan tidak melakukan antisipasi terjadinya kerumunan.

Sebagaimana dikatakan Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Lampung Utara, Agung Utomo, melalui ponselnya, Senin (21/2/2022). Menurutnya, Operasi Pasar yang baru saja terjadi justru menjadi kerumunan massa yang bisa menimbulkan masalah baru penyebaran covid, Karena, dalam pelaksanaan operasi itu dinilai tidak mengindahkan Protokol Kesehatan (Prokes), Terlebih lagi saat ini, Kabupaten Lampung Utara memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

“Saya mengapresisi niat baik pemerintah untuk membantu masyarakat. Karena itu memang sudah menjadi tanggungjawab pemerintah. Tetapi, alangkah baiknya, sebelum kegiatan itu di laksanakan, Dinas Perdagangan lebih memperhatikan dan memperketat protokol kesehatan dalam pelaksanaan. Karena kegiatan itu, berkaitan langsung dengan masyarakat ramai,” terangnya, Senin (21/2).

Agung juga mengatakan, atas adanya kerumunan yang luar biasa tersebut, nantinya, siapakah yang akan bertanggungjawab, jika kedepan terjadi perlonjakan kasus baru, misalnya, Cluster Minyak Goreng.

“Tentu ini menjadi tanggungjawab pemerintah, jika terjadi Cluster baru,” ungkapnya.

Semestinya, lanjut Agung, Pemerintah Daerah lebih bijak, dan lebih jernih dalam mengantisipasi kerumunan massa yang dapat menimbulkan lonjakan kasus baru, dengan cara mendata terlebih dahulu, dengan melakukan pendataan jumlah stock minyak goreng yang akan di bagikan kepada masyarakat, dan jumlah penerimanya.

“Seharusnya pemerintah melakukan pendataan ketersediaan minyak goreng dilanjutkan dengan melakukan perhitungan ketercukupan minyak goreng di Lampung Utara. Setelah itu, pemerintah mensosialisasikan ketersediaan minyak goreng kemasyarakat dengan transparan, supaya masyarakat tidak panik. Lalu, melakukan sidak ke distributor minyak goreng yang ada serta mencari solusi memenuhi kebutuhan migor, diantaranya pemberdayaan UMKM yakni membuat minyak kelapa rumahan,” katanya.

Diketahui, Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara telah menggelar Operasi Pasar (OP) Minyak Goreng di beberapa titik, Pasar Pagi Kotabumi, Pasar Central dan halaman Kantor Dinas Perdagangan Lampung Utara.

Berdasarkan pantauan, dari ketiga lokasi OP tersebut, masyarakat Lampung Utara begitu antusias dengan OP ini, sehingga menyebabkan kerumunan massa yang luar biasa. (*)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

7,962FollowersFollow
3,350FollowersFollow
5,550SubscribersSubscribe
- LOGO PKS -spot_img

Latest Articles