Terkasih Ade, Layak Diperjuangkan

0
157

Bertempat di Aula Balai Pelatihan UMKM Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, Anggota DPRD Lampung Daerah Pemilihan Kota Bandar Lampung mengajak siapapun yang setuju dengan ide Bandar Lampung Terkasih yakni Pinter, Kaya dan Bersih untuk bersama mendoakan sekaligus memperjuangkan terwujudkan ide tersebut.

Hal ini disampaikan Ade Utami Ibnu dihadapan puluhan aktivis mahasiswa dari Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Kota Bandar Lampung pada agenda Stadium General tentang Bagaimana Membangun Kota Bandar Lampung. Bersama Firmansyah, Rektor Institut Bisnis Indonesia (IBI) Darmajaya, Ade Utami Ibnu didaulat menjadi narasumber pada acara tersebut, Rabu (23/10).

Menurutnya terkasih, adalah akronim dari pinter, kaya dan bersih. Pertama, pinter, maksudnya ke depan di Bandar Lampung harus tercipta ekosistem yang membuat masyarakatnya selalu ingin belajar dan pada fase tertentu menjadi kota literasi.

“Dimana kota literasi, adalah kota yang selalu menggerakkan warganya mau belajar, mencari dan memahami pengetahuan dari berbagai sumber yang ada, “ kata Wakil Ketua Fraksi PKS Lampung. Sehingga karena indikatornya adalah pinter, maka segala daya upaya dilakukan termasuk bagaimana menghadirkan infrastruktur yang mampu menopang warga Bandar Lampung menjadi pinter (pintar-red).

“Hadirnya rumah baca-rumah baca, taman baca-taman baca di 126 kelurahan, akan meningkatkan kecerdasan masyarakat. Fasilitas lainpun seperti taman bermain terintegrasi dengan kantor kelurahan dan taman baca, sehingga kantor kelurahan menjadi tempat bertemunya warga,” kata Ade. Dampaknya selain cerdas atau pinter, maka kohesivitas warga juga terbangun.

Sementara, kedua yakni kaya. Menurutnya Bandar Lampung harus dibangun ekosistem agar masyarakat berdaya secara ekonomi. “Tentu saja potensi Bandar Lampung sebagai kota kreatif harus dioptimalkan agar berdampak secara ekonomi. Misalnya kantor kelurahan dihias sedemikian bagus, dibangun pula taman bermain lalu ditambahkan pernak-pernik tertentu agar instagramable, asyik buat swafoto. Maka hal itu akan menarik warga berkumpul untuk berswa foto. Selanjutnya ketika banyak orang berkumpul, hadir ekosistem entrepreneur atau wirausaha, superti kuliner dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Terakhir bersih. Pentingnya ekosistem bersih di Kota Bandar Lampung. Salah satu kebutuhan mendasar sebelum yang lainnya adalah bernafas dengan menghirup udara yang bersih. “Bersih udara, bersih lingkungan, bersih sanitasi, akan berdampak kepada peningkatan kualitas kesehatan. Sebelum sehat maka bersih itu adalah pondasinya,” tutur Ade.

Sementara, narasumber berikutnya, Firmansyah menjelaskan tentang persoalan-persoalan di Kota Bandar Lampung. Dengan menggunakan referensi Bandar Lampung dalam angka, Firmansyah mengupas diantaranya tentang Indeks Pembangunan Manusia Kota Bandar Lampung.

Selain itu, Firmansyah juga mengomentari ide Bandar Lampung Terkasih yang disampaikan oleh Ade Utami Ibnu. Menurut Rektor IBI Darmajaya ini, ide Bandar Lampung Terkasih adalah ide orisinil. “Ini ide orisinil, dan tentu ini layak untuk diperjuangkan,” kata Firmansyah.

LEAVE A REPLY