Muzzammil: Pilkada Pesawaran Harus Lahirkan Pemimpin Yang Menciptakan Rasa Aman

0
331

PESAWARAN (10/5) – Dari 270an Kota/Kabupaten Se Indonesia yang serentak melaksanakan pemilihan kepala daerah pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang, terdapat 8 kota/kabupaten yang melaksanakan pilkada pada tanggal tersebut. Salah satu kabupaten yang melaksanakan pilkada pada tanggal tersebut adalah Kabupaten Pesawaran. Pentingya pilkada bagi Pesawaran adalah dalam rangka bagaimana pilkada melahirkan pemimpin yang mengajak kepada nilai-nilai spiritual, penghambaan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, kemudian pemimpin yang menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, serta bagaimana dengan pilkada melahirkan pemimpin yang mampu memberi rasa aman masyarakat dari situasi ketakutan.

Demikian beberapa poin penyampaian Anggota DPR/MPR, Fraksi PKS, Almuzzammil Yusuf pada agenda Sosialisasi dan Penyadaran Masyarakat tentang Konstitusi yang dilaksanakan di Desa Paguyuban, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Ahad (10/5). “kewajiban pemimpin hasil pilkada harus sejalan dengan apa yang disampaikan Allah melalui Surat Quraisy di 2 (dua) ayat terakhir”, kata Anggota Fraksi PKS ini.

Muzzammil melanjutkan dari dua ayat terakhir beberapa intisarinya adalah pertama pemimpin harus mengajak kepada nilai-nilai spiritual, menyembah kepada Allah SWT. Kedua, pemimpin harus menghadirkan kesejahteraan melalui upaya menghilangkan rasa lapar warganya termasuk mengakselerasi (mempercepat) proses distribusi bahan pangan dengan upaya perbaikan infrastruktur jalan yang kurang baikpemimpin harus mampu memberikan rasa aman warganya dari situasi ketakutan..

Di depan 150 peserta acara sosialisasi dan penyadaran terkait konstitusi tersebut, Calon Bupati Pesawaran itu juga menyampaikan bahwa pada tahun 2018 mendatang akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah secara serempak bagi daerah yang kepala daeranya habis masa jabatan di tahun 2018 dan 2019. Alasan penyeragaman waktu pilkada adalah untuk menghemat anggaran.

Sementara itu, salah satu peserta sosialisasi, tokoh masyarakat Way Lima, Sunarto menyampaikan kesetujuannya tentang penyeragaman jadwal pemilihan kepala daerah. Sebab menurutnya, dengan penyeragaman tersebut akan ada penghematan anggaran Negara. “Dengan penyeragaman tersebut, akan ada penghematan anggaran Negara bagi keberlangsungan pembangunan di suatu daerah” pungkas Sunarto. []

 

LEAVE A REPLY