Friday, April 17, 2026
spot_img

Muzzammil: Perbaiki Pesawaran Agar Kiluan Makin Berkilauan

Agenda Reses periode April hingga Mei 2015, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Almuzzammil Yusuf mengunjungi objek wisata berskala nasional yakni Kiluan, Tanggamus, Provinsi Lampung, Rabu sampai dengan Kamis (29-30 April 2015)

Untuk dapat sampai ke lokasi, dari pusat kota Bandar Lampung berjarak kurang lebih 80 kilometer dan harus menempuh perjalanan selama 3,5 hingga 4 jam.

Bang Jamil–sapaan akrab Muzzammil– mengatakan, persoalan mendasar menuju Kiluan adalah akses yang kurang bagus, terutama jalan yang menghubungkan Kecamatan Padang Cermin, Punduh Pedada, dan Marga Punduh. Menurutnya, jika jalan bagus, tentu bisa menghemat waktu tempuh satu sampai dua jam.

Calon Bupati Pesawaran ini juga mengatakan, selepas dirinya menunaikan salat magrib di Masjid Kampung Baru, seorang jamaah menuturkan, sejak ia lahir hingga kini berusia 50 tahun, sekali pun ia belum merasakan jalanan yang bagus di daerahnya.

Muzzammil juga mengatakan, meskipun Kiluan berada di Kabupaten Tanggamus, jika akses jalan bagus maka masyarakat Pesawaran juga akan ikut terkena dampak ekonomis. Dalam taraf mikro, masyarakat Pesawaran dapat ikut membuka toko dan warung makanan khas daerah, souvenir, dan oleh-oleh. Sementara dalam konteks makro maka arus barang, jasa, dan mobilitas sosial akan lebih mudah dilakukan. “Setidaknya, bagi penduduk yang berada di Kiluan, Tanggamus untuk dapat memeroleh akses pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan pokok lainnya, jarak terdekat ada di Pesawaran. Sebab jika harus ke ibukota kecamatan terdekat di Tanggamus, tentu jarak dan medan tempuh cukup sulit dilalui,” kata putra tertua tokoh KAHMI Lampung Yusuf Djaiz ini.

Meski demikian, dengan jarak tempuh yang cukup lama dari pusat Bandar Lampung dan jalan yang kurang bagus, tak menyurutkan wisatawan berkunjung ke Kiluan. Bahkan, saat rombongan Muzzammil sampai di Kiluan, telah ada bus elf 3/4 berplat F dari Bogor yang terlebih dahulu tiba.

Apalagi kelak jika ruas jalan menuju objek wisata tersebut memadai untuk dilewati, tentu makin berbondong-bondong wisatawan yang melewati jalur Padang Cermin–Punduh Pedada dan Marga Punduh, Pesawaran.

Secara demografi, Kiluan berada di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Di area objek wisata itu, selain dapat dijumpai puluhan bahkan ratusan lumba-lumba, wisatawan dapat menikmati kolam laut alami yang biasa disebut Laguna.

Untuk dapat mencapai titik berkumpul kawanan lumba-lumba di bibir pantai, wisatawan harus menuju tengah laut menggunakan semacam perahu jukung selama satu jam perjalanan di waktu pagi usai salat subuh. Bagi penduduk setempat, perahu itu disebut ketinting.

Dengan menggunakan ketinting yang memuat empat penumpang berpelampung, termasuk nakhoda/ pengemudi, berangkat dari bibir pantai maksimal pukul 6 pagi. Sebab, waktu yang tepat menjumpai kawanan lumba-lumba di tengah laut sejak pukul 6 hingga pukul 9 pagi dalam kondisi cuaca cerah. Akan sangat riskan jika cuaca mendung bahkan hujan sebab ombak/gelombang cenderung tinggi.

Menurut Rusdi, pemilik salah satu cottage yang disewakan, setidaknya terdapat beberapa jenis lumba-lumba yang sering berkumpul di Teluk Kiluan. Di antaranya jenis hidung botol (Tursiops truncatus) dengan badan besar dan pemalu kemudian lumba-lumba paruh panjang (Stenela Longirostris) yang bertubuh kecil dan senang melompat.

Sementara Laguna, dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit dari bibir teluk tempat ketinting mendarat. Sebelum sampai lokasi, pengunjung akan melewati bukit yang bervegetasi tanaman kakau. Lalu dilanjutkan menyusuri pantai berpasir putih lembut dan kemudian naik-turun bebatuan alam yang berada di sekitar  pantai itu.

Pegal-pegal akan hilang seketika, saat sampai di Laguna dan kemudian berenang di kolam alami itu. Tentu saja airnya berasa asin, tetapi sensasi berenang di kolam alami yang di kelilingi karang pembatas laut lepas, terasa sensasional. Sebab gelombang air di kolam alami itu tak sebesar dorongan gelombang dari laut lepas di sekitar Laguna.

Diberitakan sebelumnya, jika dalam Reses kali ini Muzzammil juga bersilaturahmi dan menyerap aspirasi berbagai tokoh masyarakat, kelompok tani dan pengurus masjid serta pengurus yayasan pendidikan. Keluhan yang disampaikan para tokoh masyarakat tersebut antara lain persoalan jalan yang tak kunjung bagus, hingga mereka tak ingin berharap lagi. Muzzammil mengamini bahwa Kiluan akan makin berkilauan jika akses menuju kesana yang antara lain melalui Kabupaten Pesawaran dapat diperbaiki.

Di akhir penyampaiannya di hadapan para tokoh masyarakat tersebut, Muzzammil mengajak bersama memperbaiki Bumi Andan Jejama. “Ayo Perbaiki Pesawaran!” pungkas Bang Jamil. []

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

7,962FollowersFollow
3,350FollowersFollow
5,550SubscribersSubscribe
- LOGO PKS -spot_img

Latest Articles