PKS: Konflik Lamsel, Media Harus Ikut Menentramkan

0
407

“Media massa harus ikut berkontribusi meredakan konflik, bukan justru memperuncing situasi yang tanpa disulutpun sudah potensial menyebabkan ‘sumbu’ konflik terbakar,” himbau Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Gufron Azis Fuadi menanggapi berita kerusuhan antar etnis di Lampung Selatan.

Gufron menambahkan, dalam memberitakan konflik, media diharapkan dapat lebih arif dan hati-hati serta lebih mempertimbangkan dampak negatif pemberitaan tersebut bagi kemanusiaan.

“Khususnya kasus Lampung Selatan maupun liputan konflik dimanapun, kami menghimbau agar rekan-rekan pers tidak terjebak untuk berlomba menampilkan konflik secara vulgar,” ujar anggota DPRD Lampung dari daerah pemilihan Lampung Selatan ini.

Menurut Gufron, penyelesaian konflik antar etnis di sejumlah daerah rawan konflik juga harus melibatkan partisipasi kalangan pers. Pers justru harus berfungsi sebagai juru damai.

“Lihat saja untuk kejadian di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji ini, tanpa harus menyajikan berita yang provokatifpun, di masyarakat sudah beredar himbauan atau pesan bernada provokasi,” ujar Gufron. Ini tentu sangat membahayakan pencapaian rekonsiliasi yang seharusnya didorong oleh sebanyak mungkin pihak.

Secara konkrit Gufron juga menghimbau Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serius melakukan upaya mediasi dan rekonsiliasi secara komprehensif. “Dulu Forkopimda pernah duduk bersama warga berkonflik. Pernah ada upaya, tapi mungkin penyelesaian belum menyentuh akar konflik,” pungkas Gufron. []

LEAVE A REPLY