METRO: Kota Metro memiliki beragam keunggulan, namun keunggulan kota Metro masih bertumpu pada perorangan, bukan pada kesadaran komunal. Maka perlu adanya pendampingan, arahan dan tentunya kebijakan yang mengarah pada terbentuknya partisipasi publik.
Sebagai contoh Muchlido telah menggagas adanya Ayam Probiotik di Yosomulyo. Ini sebagai wujud kegiatan yang mengundang partisipasi publik.
“Bulan lalu kami telah memperkenalkan icon unggulan kota Metro ke Jakarta, yaitu ayam probiotik. Kelompok Usaha Bersama ini tidak hanya memantik jiwa wirausaha, tapi juga melibatkan partisipasi publik. Rugi itu biasa, yang penting mau mencoba dan belajar dari pengalaman,” ungkap Muchlido tegas.
Demikian juga dalam bidang pendidikan, Muchlido menuturkan bahwa AHLI siap kembangkan sekolah unggulan berdasarkan potensi dan spesifikasinya, sehingga menarik siswa dari luar Metro untuk belajar di Metro.
“Jadi, keunggulan Metro nantinya tidak hanya akan dikenal di dalam saja tetapi juga dikenal di luar Metro dengan daya saingnya,” lanjut Muchlido optimis.
“Kami menginginkan terbentuknya budaya belajar sebagai esensi dari kota Metro sebagai kota pendidikan. Menghidupkan budaya belajar sebagai prasyarat dalam mewujudkan Metro yang unggul di bidang pendidikan, dengan menerapkan wajib belajar 12 tahun serta meningkatkan sarana dan prasarana penunjang,” ungkapnya lagi ketika ditanya soal program unggulan AHLI.
Di segmen ke dua, Muchlido mengungkapkan program kerjanya terkait dengan pembangunan pendidikan yg terarah, terpadu dan komprehensif. Menurutnya, hal itu tidak bisa berjalan secara alamiah tetapi harus difasilitasi dengan sarana dan prasarana yg menunjang terwujudnya pendidikan yang memiliki daya saing, sehingga Metro menjadi tujuan pelajar di luar metro untuk melanjutkan pendidikannya.
“Selain itu selanjutnya adalah pemberian pelayanan yang prima untuk mewujudkan terciptanya masyarakat yg sehat dengan ekonomi yang mapan dalam pemberdayaan masyarakat untuk kesejahteraan. Melalui pengembangan ekonomi kreatif dengan mengedepankan pemuda-pemuda untuk survive di bidang ekonomi,” tutur calon wakil walikota Metro nomor urut 2 ini.



